PALANG MERAH INDONESIA
PALANG MERAH INDONESIA
Kembali ke Berita

PMI Lombok Barat Sukses Dukung Donor Darah Kemerdekaan, 1.075 Kantong Darah Terkumpul

19 August 2026 AdminPMI Ambulans, Berita, Markas, PMI, Relawan, SIMDONDAR, Unit Donor Darah

MATARAM, 16 Agustus 2026 — Aksi Kemanusiaan Donor Darah Kemerdekaan yang digelar di Lombok Epicentrum Mall, Mataram, Minggu (16/8/2026), berhasil mengumpulkan 1.075 kantong darah. Capaian tersebut menjadikan kegiatan donor darah ini sebagai salah satu aksi donor darah terbesar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-33 Kota Mataram.

Kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB, UIN Mataram, IAHN Gde Pudja Mataram, PMI Lombok Barat, RSU Provinsi NTB, dan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram.

Dari total 1.075 kantong darah yang terkumpul, PMI Kabupaten Lombok Barat berhasil menghimpun sebanyak 410 kantong darah. Sementara itu, RSUD Provinsi NTB mengumpulkan 327 kantong dan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram sebanyak 338 kantong.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Pusat INTI, dr. Indra Wahidin. Ia menyampaikan penghargaan atas keberhasilan INTI NTB bersama seluruh pihak yang terlibat dalam menyelenggarakan aksi kemanusiaan tersebut.

Ketua PD INTI NTB, Alwan S. Theo, mengatakan bahwa aksi donor darah ini digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-33 Kota Mataram.

“Salah satu bentuk nasionalisme kita wujudkan dengan donor darah,” ujarnya.

Bagi PMI Kabupaten Lombok Barat, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan ketersediaan darah sekaligus memperluas gerakan donor darah di tengah masyarakat.

Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat, Haris Karnain, yang hadir sejak awal hingga berakhirnya kegiatan, mengapresiasi pelaksanaan aksi donor darah tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi kekuatan utama sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Kegiatan ini sukses dan saling melengkapi. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat dalam mendukung kebutuhan darah bagi masyarakat,” ungkap Haris.

Donor Darah sebagai Wujud Nasionalisme dan Kemanusiaan

Aksi Donor Darah Kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga menjadi momentum untuk memaknai kemerdekaan melalui aksi nyata.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, menyampaikan bahwa donor darah merupakan bentuk pengorbanan untuk bangsa dan kemanusiaan.

“Kalau dulu para pejuang dan pahlawan mengorbankan darah dan nyawa, kita sekarang cukup mengorbankan darah,” ujarnya.

Semangat tersebut menjadi pesan penting bahwa mengisi kemerdekaan tidak selalu dilakukan melalui perjuangan di medan perang, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan orang lain.

PMI Lombok Barat Perkuat Peran dalam Pemenuhan Kebutuhan Darah

Perolehan 410 kantong darah melalui layanan PMI Kabupaten Lombok Barat menjadi capaian penting dalam kegiatan tersebut. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki nilai kemanusiaan karena dapat menjadi bagian dari upaya membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Pelaksanaan donor darah dilakukan melalui tahapan pemeriksaan kesehatan awal dan proses donor yang teratur. Alur pelayanan yang disiapkan panitia juga mendapat apresiasi karena mampu mengurangi penumpukan peserta, baik pada tahap pemeriksaan kesehatan maupun saat proses donor.

Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan darah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, PMI, relawan, sponsor, hingga masyarakat sebagai pendonor.

PMI Kabupaten Lombok Barat memandang kegiatan donor darah massal seperti ini bukan hanya sebagai kegiatan sesaat, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun budaya donor darah secara berkelanjutan.

Wakil Ketua PINTI NTB, Hj. Baiq Eva, M.Si., menyampaikan kerangka pengembangan donor darah dalam jangka panjang, yaitu lima tahun pertama diarahkan pada narasi dan edukasi, lima tahun berikutnya menjadi kebiasaan hidup sehat, dan pada tahap selanjutnya donor darah diharapkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Kolaborasi untuk Kemanusiaan

Kegiatan Donor Darah Kemerdekaan juga mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintah. Kehadiran Sekretaris Daerah NTB, H. Abul Chair, bersama istri untuk turut mendonorkan darah menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap gerakan kemanusiaan tersebut.

Keterlibatan mahasiswa dan civitas akademika UIN Mataram serta IAHN Gde Pudja Mataram juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya donor darah.

Bagi PMI Kabupaten Lombok Barat, kolaborasi ini menjadi contoh bahwa gerakan kemanusiaan dapat tumbuh semakin kuat ketika berbagai elemen masyarakat bergerak bersama.

Meskipun target awal panitia sebanyak 1.200 kantong darah belum sepenuhnya tercapai, capaian 1.075 kantong darah dinilai sangat positif dan menjadi modal untuk pelaksanaan kegiatan donor darah yang lebih besar pada masa mendatang.

PMI Kabupaten Lombok Barat menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor, panitia, tenaga kesehatan, relawan, mitra, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam Aksi Kemanusiaan Donor Darah Kemerdekaan.

Dari Lombok untuk kemanusiaan. Dari setetes darah, lahir harapan bagi kehidupan.

PMI Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus menguatkan edukasi, pelayanan, dan gerakan donor darah sukarela sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta upaya menjaga ketersediaan darah bagi mereka yang membutuhkan

Kontributor : Intan

 

Bagikan Berita Ini: