Lombok Barat — Di tengah duka yang masih menyelimuti masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat gempa bumi, solidaritas kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, bantuan sebesar Rp19.500.000 diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat untuk selanjutnya disalurkan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Lombok Barat, Selasa, 6 Oktober 2026, dan diliput oleh relawan Humas PMI Kabupaten Lombok Barat sebagai bagian dari dokumentasi serta publikasi kegiatan kemanusiaan PMI.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Barat, Ramadan Harianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Dana bantuan dihimpun melalui penggalangan dana dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
“Bantuan ini dikumpulkan oleh teman-teman OPD untuk disalurkan kepada para korban gempa di NTT,” kata Ramadan.
Menurutnya, solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Ketika suatu daerah mengalami musibah, daerah lain dapat hadir memberikan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Ini sebagai bentuk kepedulian dan empati Pemkab Lombok Barat kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana di NTT. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Tak Hanya Bantuan Dana
Kepedulian Pemkab Lombok Barat terhadap masyarakat terdampak bencana di NTT tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dana.
Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah mengirimkan empat tenaga kesehatan untuk membantu proses penanganan pascabencana di wilayah terdampak.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa dukungan kemanusiaan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari pengerahan sumber daya manusia hingga bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kita berusaha untuk bisa saling membantu, dalam hal ini,” lanjut Ramadan.
PMI Lobar Terus Hadir di Wilayah Terdampak
Pemkab Lombok Barat memilih PMI sebagai lembaga yang dipercaya untuk menerima dan menyalurkan bantuan tersebut. Kepercayaan ini tidak terlepas dari peran PMI yang selama ini konsisten hadir dalam berbagai aksi kemanusiaan, termasuk di wilayah terdampak bencana di NTT.
Sejak bencana terjadi, PMI Kabupaten Lombok Barat telah menempatkan sejumlah relawan untuk membantu masyarakat terdampak. PMI juga mengerahkan fasilitas pendukung, termasuk armada pelayanan air bersih, guna membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak.
Ketua PMI Kabupaten Lombok Barat, Haris Karnain, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Menurutnya, nilai sebuah bantuan tidak semata-mata diukur dari jumlah yang diberikan, tetapi juga dari pesan kemanusiaan yang dibawanya.
“Kami mengapresiasi kepedulian Pemkab Lombok Barat untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di NTT. Kepedulian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus membangun semangat kemanusiaan dan kepedulian antarsesama,” kata Haris.
Ia menilai solidaritas seperti ini penting untuk terus dirawat, khususnya ketika masyarakat di suatu daerah sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
Bagi masyarakat yang kehilangan rasa aman, rumah, maupun harta benda akibat gempa, bantuan dari luar daerah bukan hanya persoalan materi. Kehadiran dan perhatian dari sesama merupakan pengingat bahwa di tengah situasi sulit, masih ada tangan-tangan yang bersedia membantu.
Semangat itulah yang terus dijaga melalui kerja-kerja kemanusiaan PMI bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat.
Bencana dapat memisahkan jarak geografis, tetapi kepedulian mampu membuat jarak tersebut terasa lebih dekat.
Kontributor : Budi Eto