Lombok Barat, 5 Agustus 2026 – Semangat kebersamaan dan jiwa kemanusiaan mewarnai kegiatan Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) yang diikuti oleh empat sekolah di Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan SMAN 1 Kediri pada Rabu, 5 Agustus 2026 ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota PMR melalui materi kepemimpinan.
Empat sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu:
- SMKN 1 Kuripan
- SMKN 1 Gerung
- SMAN 1 Kuripan
- SMAN 1 Kediri

Materi utama yang diberikan adalah Kepemimpinan, yang disampaikan oleh Agus Suhaili. Dalam penyampaiannya, peserta diajak memahami pentingnya karakter seorang pemimpin yang mampu menjadi telada
n, bekerja sama dalam tim, memiliki kemampuan berkomunikasi, serta siap mengambil keputusan dalam berbagai situasi, khususnya dalam kegiatan kepalangmerahan dan kemanusiaan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para pembina PMR di masing-masing sekolah, yaitu:
- Baiq Indah Komalasari – Pembina PMR SMAN 1 Kuripan
- Lalu Heriyanto – Pembina PMR SMAN 1 Kediri
- Nurhayati – Pembina PMR SMKN 1 Kuripan
- Aisyah – Pembina PMR SMKN 1 Gerung

Suasana latihan berlangsung penuh semangat, interaktif, dan membangun kebersamaan. Selain menerima materi, para peserta juga berkesempatan saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring persahabatan dengan anggota PMR dari sekolah lain.
Salah seorang pembina mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme seluruh peserta.
“Luar biasa, keren! Semangat dan kekompakan yang ditunjukkan peserta menjadi bukti bahwa PMR terus berkembang menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang peduli, disiplin, dan berjiwa kemanusiaan.”
Kesan positif juga disampaikan oleh peserta latihan gabungan. Mereka mengaku senang karena dapat bertemu dan berinteraksi dengan anggota PMR dari sekolah lain.
“Kami sangat berterima kasih karena sudah dipertemukan dengan PMR dari sekolah lain. Melalui kegiatan ini, Tri Bhakti PMR yang ketiga, yaitu mempererat persahabatan nasional dan internasional, benar-benar dapat kami rasakan dan laksanakan.”
Latihan gabungan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan tentang kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai Tri Bhakti PMR, khususnya dalam membangun persahabatan, kerja sama, dan solidaritas antaranggota PMR.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan anggota PMR semakin siap menjadi generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama, serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat “Belajar, Berkarya, dan Mengabdi untuk Kemanusiaan”, latihan gabungan PMR diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat sinergi antarunit PMR sekolah di Kabupaten Lombok Barat serta mencetak calon-calon relawan PMI yang tangguh, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
kontributor : Agusbagest